Senin, 16 Oktober 2017

BEECHCRAFT KING AIR 350i





by defence study

by jawapos.com

Deni Akip





TNI AL Patroli Laut dengan Formasi Pesawat



BEECHCRAFT KING AIR-350i
 

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., secara langsung meresmikan Pesawat Udara (Pesud) satu unit Beechcraft King Air dan dua unit Helikopter Panther AS 565 Mbe HS-4203 dan HS-4204 yang menandakan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) tersebut resmi masuk jajaran Penerbangan TNI AL, Jumat (13/10/2017) di Base Ops Lanudal Juanda, Surabaya
Pesawat Beechcraft tipe King Air 350i U-6401 ini, merupakan pesawat buatan Beechcraft, Wichita, Kansas USA, yang akan melengkapi Alutsista di jajaran Penerbangan Angkatan Laut sebagai pesawat angkut personel VVIP di bawah Komando Skuadron 600 Wing Udara 1. Pesawat jenis ini memiliki mesin ganda berkekuatan 1.050 HP, Double Engine Turbotrop dan berbahar bakar Avtur.
Selain itu Helikopter Panther AS 565 Mbe merupakan Helicopter Naval Version buatan Airbus Helicopter sehingga mampu melaksanakan operasi di laut dan mendarat di Kapal Perang. Helikopter ini merupakan Multi Role Helicopter yang memiliki kemampuan untuk Maritime Surveillance, Search and Rescue, Maritime Patrol, Medical Evacuation, and Anti Submarine Warfare. Helikopter Panther AS 565 Mbe HS-4203 dan HS-4204 akan melengkapi alutsista di jajaran Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut sebagai Helikopter Anti Kapal Selam (AKS) di bawah komando Skuadron 400 Wing Udara 1.

Dalam amanatnya Kasal mengatakan bahwa, Penerbangan TNI Angkatan Laut secara bertahap mulai tahun 2015 sampai dengan 2019 akan terus mengembangkan Alutsista Pesud untuk fungsi anti kapal selam, anti kapal permukaan, pendaratan lintas helikopter, dukungan logistik taktis dan Pesud Latih. Kebutuhan pesawat tersebut tentunya untuk menjawab ancaman yang menggangu eksistensi keamanan dan kedaulatan yurisdiksi perairan nasional yang memiliki nilai strategis baik untuk kepentingan pelayaran, perdagangan, komunikasi, perikanan, pertambangan dan lain sebagainya.
Oleh karena itu, saat ini TNI Angkatan Laut sedang melaksanakan modernisasi alutsista secara bertahap. Hal ini ditandai dengan datangnya satu unit Pesud jenis King Air 350i buatan Beechcraft USA guna memperkuat pusat Peuspenerbal sebagai Pesud angkut taktis dengan Tail Number U-6401”, kata Kasal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Puspenerbal Laksma TNI Manahan Simorangkir, S.E., M.Sc., para Pejabat Utama Mabesal, para Pangkotama TNI AL, serta para Penerbang TNI AL.



Mokitnya :

Selasa, 03 Oktober 2017

Museum Pesawat Terbang di Indonesia

Indonesia memiliki beberapa museum  yang menyimpan koleksi pesawat terbang (militer/sipil), baik yang dikelola pemerintah maupun swasta;
1. Dikelola pemerintah ;
   a. khusus dari Tentara Nasional Indonesia - Angkata Udara (TNI-AU) - Air Force bernama ;
       Museum Pusat Dirgantara Mandala (Muspusdirla) 
       Komplek Pangkalan Udara Adisucipto Yogyakarta Telp: (0274) 484453
       Setiap hari pukul 08.00 - 15.00 WIB
       Pengunjung Perorangan: Rp. 4.000,00
       Memiliki koleksi sejumlah 10.000 buah, 36 pesawat terbang, 1.000 foto, 28 diorama, lukisan-
       lukisan, tanda kehormatan, pakaian dinas, dan sejumlah koleksi buku yang disimpan di
       perpustakaan

       Koleksi Pesawat Terbang (luar gedung)
       1) Tupolev Tu-16
       2) Ilyushin Il-14 Avia
       3) Fokker F-27
       4) C-130 Hercules
       5) Douglas A-4 Skyhawk
       6) Hawk 53
       7) Albatros
       8) SA 202 Bravo
       9) Cessna 401
       10) PBY Catalina
       11) F-5 Tiger
       12) Beech T-34
       13) NAS 330 Puma (helicopter)
       14) Sikorsky S-58 Twinpack (helicopter)
       15) Mil Mi-1 (helicopter)
       16) Beech T-34 Turbomentor
       17) Sikumbang
       18) Hawker Hunter F-4

       Di dalam gedung ;
       1) Mig-15 Uti
       2) Mig-17 PF
       3) Mig-17 Fresco
       4) Mig-19 Farmer
       5) Mig 21 Fishbed
       6) Lavockin La-11
       7) TS-8 Bis
       8) L-29 Delfin
       9) Mil Mi-4 (helicopter)
       10) Jet Star
       11) DC-3 Dakota
       12) P-51 Mustang
       13) Sikorsky UH-34 (helicopter)
       14) Hughes 500 (helicopter)
       15) Hiller (helicopter)
       16) B-25
       17) B-26
       18) T-33
       19) DH-115 Vampire
       20) Boeing Kaydet
       21) Churen
       22) Ki-43 Hayabusha
       23) Zero
       24) Grashoper 4J
       25) Gelatik
       27) BT-13 Vultee
       28) AT-6 Harvard
       29)
   b.Museum Suryadarma, Kalijati (TNI-AU)
       1) Lockheed C-12
       2) Grumman Goose
       3) Gelatik
       4) Cessna 182
       5) At-6 Harvard

   c. Museum Satria Mandala (TNI-AU)
       1) Mig-21
       2) B-25
       3) DC-3
       4) Skyhawk A-4
       5) Ganet
       6) Churen
       7) Gelatik
       8) Ki-79 Mansyu
       9) Kunang
       10 P-51 Mustang

   d. Monumen Alutsista TNI-Polri di Lapangan Sapta Marga AKMIL Magelang
       1) Mig-17 F-1122

   e. Angkatan Laut (TNI-AL) - Navy (Morokrembangan, Surabaya)
     
   f. Angkatan Darat (TNI-AD) - Army
     
   d.Kepolisian (POLRI) - Police (kebayoran Baru Jakarta)
      1) Bell 206 Jet Ranger
     
2  Dikelola  perorangan atau swasta
    a. Museum Angkut - Batu - Malang (pesawat terbang sipil dan militer)
    b. Taman Mini Indonesia Indah (pesawat terbang sipil)
    c. Tempat wisata atau restoran

Berikut beberapa kumpulan video-videonya ;

Museum Pusat Dirgantara Mandala (Muspurdila)
Yogyakarta - TNI-AU






koleksi baru di tahun 2017

koleksi baru 2017



perjalanan Bell 204 dan Bell 47 ke Muspusdirla



perjalanan C-130 ke Muspusdirla


peresmian tanggal 24 April 2018

Koleksi Mokit Muspusdirla


Meuseum Satria Mandala Jakarta
(TNI-AU-AD-AL)

 Indonesian Fighter Aircraft History

Museum Soesilo Soedarman Cilacap (milik perorangn)


Museum Suryadharma, Kalijati, Subang,
Jawa Barat(TNI-AU)


Museum penerbangan TNI-AL Surabaya, Jawa Timur


Museum Loka Jala Crana TNI-AL Surabaya, Jawa Timur


Museum TB Silalahi Center, Danau Toba, Sumatra Utara (TNI-AD) milik perorangan.



Museum Angkut, Malang, Jawa Timur milik swasta


Meseum mesin-mesi pesawat terbang
R.Ahmad Imanullah - Muspurdila Jogyakarta





Pusat Edukasi Kedirgantaraan (Cibubur)


Museum WEGO Lamongan - Jatim

aeza lagi lihat museum pesawat di WEGO

 PESONA WEGO LAMONGAN

Misteri Bangkai Pesawat di dekat Rumahku - Drone Dji Mavic