Minggu, 10 Mei 2026

JF - 17 Thunder

 Pakistan meraih sukses besar dalam ekspor jet tempur JF-17 Thunder, dengan potensi penjualan senilai miliaran dolar AS pasca-pameran IDEAS 2024, didorong oleh popularitas varian Block 3 yang terjangkau. Azerbaijan telah membeli 40 unit, sementara Indonesia dan Arab Saudi dikabarkan dalam tahap diskusi untuk pembelian, menjadikan pesawat ini "penghasil uang" baru bagi Pakistan. [1, 2, 3, 4]

Berikut adalah poin-poin penting pembelian/ekspor JF-17 Pakistan:
  • Pembeli & Minat Utama:
    • Azerbaijan: Sepakat membeli 40 unit JF-17 Block 3 senilai US$4,6 miliar.
    • Indonesia: Sedang dalam tahap diskusi lanjut untuk mengakuisisi 40 unit JF-17.
    • Arab Saudi: Tertarik membeli JF-17 melalui konversi pinjaman senilai US$2 miliar.
    • Nigeria & Myanmar: Sudah membeli dan mengoperasikan JF-17.
    • Libya & Sudan: Disebut sebagai calon klien potensial lainnya.
  • Keunggulan & Spesifikasi: JF-17, khususnya varian Block 3, menawarkan teknologi modern (avionik canggih) dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan jet tempur Barat. Pesawat ini hasil kerja sama Pakistan dan Cina.
  • Kredibilitas: Dipuji karena teruji dalam pertempuran, terutama setelah insiden konflik India-Pakistan pada Mei 2025.
  • Dampak Ekonomi: Penjualan ini membantu mengurangi ketergantungan Pakistan pada bantuan Dana Moneter Internasional (IMF). [1, 2, 3, 4, 5, 6, 7]
Meskipun diproduksi bersama, ekspor JF-17 memerlukan izin dari pihak Cina karena komponen kuncinya berasal dari sana
                                                              



Model Kit (plastic scale model)













Tidak ada komentar:

Posting Komentar