Kamis, 02 September 2010

Bae Hawk - Mk100








http://aviadejavu.ru/Site/Crafts/Craft31044.htm#en











ryanda damarr








     

Bae Hawk Mk-100

Dari milis Indoflyernet diperoleh photo pesawat  buatan Inggris ini, saat ini masih digunakan TNI-AU sebagai pesawat tempur taktis dan latih lanjut, karena masih aktif maka tidak ada peninggalanya yang bisa lihat sebagai monumen

 Wing Udara 6
Markas: Lanud Rusmin Nuryadin, Pekanbaru
Terdiri dari: Skadron Udara 12 dan Skadron Udara 16

Skadron Udara 12/Panther Hitam

Markas: Lanud Rusmin Nuryadin, Pekanbaru
Berdiri: 7 Agustus 1962 (Kemayoran), 1974 (dibekukan), 2 Mei 1983 (Madiun), 1983 (Pekanbaru)
Pesawat:
BAE Systems Hawk 109: Pesawat latih dengan dua tempat duduk dilengkapi sistem avionik, FLIR (forward looking infrared), sayap yang disempurnakan dan HOTAS (Hands On Throttle-And-Stick).
BAE Systems Hawk 209: Pesawat tempur ringan multifungsi dengan satu tempat duduk, yang bisa digunakan untuk pertahanan udara, penangkis udara, anti-shipping, pencegatan, CAS dan serangan darat.


Markas:

Skadron Udara 12, Lanud Roesmin Noerjadin, Pakanbaru

Skadron Udara 1
Lanud Supadio, Pontianak


Modelkitnya sudah saya miliki tapi belum dirakit dari merk Italeri skala 1:72, nantinya akan diberi marking dan decal TNI-AU sesuai photo di atas


beberapa pabrikan mokit :
 BAe Hawk 100 TNI AU Indonesian Air Force - Airfix Full Load







photo dibawah adalah mokit rakitan Alex Sidharta - Indonesia


Aerospatiale SA-321 Super Frelon


 @lanud Atang Sanjaya, Semplak, Bogor by FB Roland Adrie

















Aerospatiale SA.321 Super Frelon

Dari cerita dimilis Indoflyernet diperoleh photo bukan munumen tetapi seperti onggokan besi tua, helicopter ini adalah hibah dari Pelita Airservice Pertamina, setelah dihibahkan atau dipinjamkan? kpd TNI-AU dalam proses integrasi di Timor Timur. photo dari milis http://lionel.laporte.free.fr/affichage.php3?id=122&model=321 saat masih di Pelita Airservice Pertamina dengan registrasi PK-PEF

Peninggalanya saat ini tidak ada , karena photo di atas posisinya sudah cukup lama pemotretanya di lanud Atang Sanjaya Bogor, bahkan ada cerita di web (2012) bangkai pesawat ini telah dipindahkan dari lanud tersebut untuk di scrap

post by Jani Sari - 20 Sept 2020
Sebuah iklan lawas Pelita Air Service di majalah Dharma Putra Kostrad edisi Maret 1977. Dalam iklan tersebut ada hal yang menarik, yakni penampakan helikopter SA-321 Super Frelon, dengan no registrasi PK-PEF (penerbangan sipil). Lihat foto 1 dan 2.
Pada tahun 1980, TNI-AU meminjam helikopter Super Frelon tersebut dari Pelita Air Service untuk operasi militer di Timor Timur. Selanjutnya helikopter tersebut dihibahkan oleh Pelita kepada TNI-AU.
Heli tersebut pernah menjadi bagian dari kekuatan Wing Operasional 004 Lanud Atang Sanjaya Bogor.
Tampak dalam foto 3; yang diambil dari buku terbitan Dispen TNI-AU tahun 1982; helikopter Super Frelon bersebelahan dengan heli kecil Bell Sioux. Terlihat bahwa helikopter tersebut sudah diubah nomer registrasinya menjadi A32xx (2 nomer terakhir tidak terlihat).



Modelkitnya sy sdh dapet Oktober 2012 dan belum dirakit dari merk Mach2 skala 1:72, yang nantinya akan diberi marking dan decal TNI-AU, namun belum diperoleh kepastian apa warna markingnya seperti photo di atas atau putih abu2 seperti tampak dibox, karena minimnya cerita dan photo saat helicopter ini operasional


photo dibawah adalah mokit rakitan by  dennis lautwein



beberapa pabrikan mokit ;
 



Selasa, 31 Agustus 2010

Socata TB-10 Tobago











MELIHAT DARI DEKAT KEKUATAN PUSPENERBAL TNI AL JUANDA


Socata TB-10 Tobago

Di websitenya Indoflyer net bisa dilihat photo diatas, pesawat latih ini hanya digunakan TNI-AL saja nampaknya dan masih aktif hingga sekarang (2015) untuk spesifikasinya liat di http://en.wikipedia.org/wiki/SOCATA_TB_family

Peninggalan pesawat ini belum dapat dilihat umum karena masih operasional, mudah2an jika sudah habis masa tugasnya TNI-AL mau menyumbangkan kemuseum Satria Mandala untuk menemani Ganet yang sudah duluan atau dijadikan monumen, sehingga masyarakat umum bisa melihat dan syukur2 dapat menggugah semangat pemuda-pemudi bangsa Indonesia masuk Penerbal.

Modelkitnya belum ditemukan yang memproduksi, kalau mau ngebangun dari pesawat sejenis mungkin dari mokit di bawah ini yang paling mirip :