photo by r-adrie lokasi monumen lapangan golf halim pk
photo by Hizkia - agustus 2015
photo by airliner.net
google map lapangan golf halim pk
Transavia PL-12
Airtruck
photo monumen esawat ini diperoleh di address website http://www.indoflyer.net/Forum/tm.asp?m=634510&mpage=2&key= yg motret Om r_adrie, lokasinya sesuai google maps ada di jl lapangan golf halim pk, markingnya seperti militer..tapi serinya PK?
sesuai berita dari web http://defense-studies.blogspot.com/search/label/INDONESIA telah tiba lagi 2 Kedatangan dua Pesawat tempur Sukhoi SU-30 MK 2 tersebut menjadikan 4 dari 6 pesawat tempur sukhoi pesanan pemerintah Indonesia tahun 2013 telah tiba, yang akan menambah kekuatan Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin sebagai home base pesawat tempur SU-27 SKM dan SU-30 MK 2 buatan KNAAPO (Komsomolsk-na Amure Aircraft Production Association) Rusia, yang saat ini sudah ada 12 Unit pesawat Tempur Sukhoi SU-27 SKM dan SU-30 MK 2 yang datang secara bertahap yaitu semenjak Tahun 2003 di Lanud Iswahyudi Madiun selanjutnya di Lanud Sultan Hasanuddin tahun 2009 dan 2010. gambar dibawah diambil dari web indoflyer net
Indonesian Air Force (TNI - AU or Tentara Nasional Indonesia - Angkatan Udara) has ordered a combined 11 Su-30MK/MK2 fighters.[44] As of September 2013 it has all Su-30MK/MK2s in inventory.[44]
The Su-27PU had 8 hardpoints for its weapon load, whereas the Su-30MK's combat load is mounted on 12 hardpoints: 2 wingtip AAM launch rails, 3 pylons under each wing, 1 pylon under each engine nacelle, and 2 pylons in tandem in the "arch" between the engines. All versions can carry up to 8 tonnes of external stores.
Grob G120tp TNI AU (Pameran Pesawat Tempur TNI AU)
GARUDA : Skadron Pendidikan 101 Wingdik Terbang Lanud Adisutjipto
Proses Menghidupkan Mesin Pesawat Latih TNI AU Grob G 120TP
NET17 - Pesawat Latih Baru TNI AU
GROB G-120 TPA
Kali ini kita akan berkenalan dengan Grob G-120TP-A, salah satu pesawat latih milik TNI-AU.
Pesawat yang didatangkan di tahun 2013 ini menjadi tulang punggung
TNI-AU untuk mencetak elang-elang muda penjaga dirgantara. Pesawat Grob
ini menggantikan tugas dari AS-202 Bravo yang sudah uzur, Kawans. .
Grob memiliki 5 bilah propeller dengan ditenagai mesin turboprop
Rolls-Royce M250-B17F. Grob yang difungsikan sebagai pesawat latih
sangat cocok dengan konsep side-by-side sehingga memudahkan instruktur
melatih siswanya. Grob memiliki kecepatan maksimum 226 KTAS dengan
ketinggian maksimum 25.000 feet, selain itu Grob mampu terbang hingga
radius 725 Nm. Grob juga memiliki load factor aerobatic cukup tinggi
hingga +6G / -4G. . Nah, Indonesia saat ini sudah punya 30
pesawat untuk menunjang kebutuhan melatih siswa-siswa penerbang TNI-AU.
Pesawat-pesawat Grob ini ditempatkan di Skadron Pendidikan 101. Kalau
Kawans mau lihat pesawat ini bisa datang ke Lanud Adi Sucipto di
Yogyakarta atau Lanud Adisumarmo di Solo. . Sudah cukup ya berkenalannya, share foto Grob-mu dan komen pengalamanmu bersama Grob kawans! Photo by @adhiesolo
Ngebaca beberapa ulasan di web kalo TNI-AU mau ngganti pesawat latihnya yang udah tua AS 202 bravo dengan pesawat ini. Pesawat ini buatan Jerman nantinya dibuat berdasarkan pesanan kita. Realisasinya mungkin 2013 sebanyak satu skadron. dari web http://www.militer-review.web.id diberitakan bahwa Sekolah
Penerbang Lanud Adisucipto tengah menunggu 18 pesawat baru G-120 TP Grob
dari Jerman. Kehadiran pesawat ini diharapkan dapat meningkatkan
kualitas penerbang yang akan dihasilkan. Ke 18 pesawat ini akan
menggantikan pesawat lama yang sudah berusia 30 tahun. kalo mau liat spec ada di sini nih http://www.grob-aircraft.com/press-review-reader/items/flightglobal-grob-aircraft-bullish-over-more-g120tp-sales.html
ANGKASAREVIEW.COM – Tanggal 23 April 2018 lalu Lanud
Adisutjipto, Yogyakarta kedatangan enam pesawat G120TP-A terakhir dari
12 unit yang dipesan pada tahap kedua. Lengkap sudah 30 unit pesawat
latih dasar pesanan TNI AU. Selanjutnya pesawat dengan nomor registrasi
LD-1225 sampai LD-1230 ini akan diserahkan untuk dioperasikan oleh
Skadron Pendidikan 101.
Pada tahap pertama, September 2011, TNI AU memesan 18 unit. Dua tahun
setelahnya, Agustus 2013, pabrik Grob Aircraft yang berada di
Tussenhausen, Mattsies, Jerman mulai mengirim empat pesawat batch
pertama secara terurai. Setelah dirakit pesawat begistrasi LD-1201 s/d
LD-1204 ini menjalani uji terbang tanggal 28-29 Agustus 2013 sebelum
diserahterimakan.
TNI AU membeli G120TP-A untuk menggantikan dua jenis pesawat latih yang sudah uzur, yakni pesawat Latih Mula (LM) FFA AS-202 Bravo buatan Swiss dan pesawat Latih Dasar (LD) Beechcraft T-34C Charlie
buatan AS. Dalam kompetisi pengadaan, G120TP berhasil menyingkirkan
pesaingnya yaitu SIAI-Marchetti (kini Leonardo) SF-260TP buatan Italia
dan Pacific Aerospace CT/4 dari Selandia Baru.
Dibanding dua pesaingnya, G120TP adalah pesawat generasi baru yang
mengadopsi teknologi aviasi terkini. Grob menawarkan panel instrumen fully digital avionic dilengkapi empat layar EFIS EFIS Genesys Aerosystems IDU-680 dengan sistem kontrol kemudi HOTAS (Hands On Throttle And Stick). Pilot dan Kadet bersebelahan, duduk di atas kursi lontar ringan Martin-Baker Mk.15B
Sedang Grob G120 TP-A milik TNI AU mengadopsi avionik kombinasi analaog dan digital. Di dashboard tersedia peralatan navigasi kompas, electric HIS, directional gyro, magnetic azimuth transmmitter, Garmin GNS-430W untuk Nav1 dan Nav2. Selain itu juga ada Garmin GTRX330 mode S transponder, serta DME Honeywell KN-63/KDI-572.
Mengadopsi sayap model rendah yang ujung sayapnya telah menerapkan winglet untuk efisiensi pemakaian bahan bakar. Badan dan sayapnya terbuat dari carbonfibre composit
antikorosi, ringan tapi kuat. Pesawat mampu menahan tekanan garvitasi
hingga batas +6 sampai -4G. Dapat dioperasikan dalam suhu -20 hingga
maksimal 72 derajat Celsius.
Sebagai tenaga penggerak menggunakan mesin turboprop 250-B17F buatan
Rolls Royce berdaya 456 hp, memutar lima bilah baling-baling MT.
Kecepatan maksimumnya 454 km/jam dan ketinggian terbang maksimum 7.600
m. Kapasitas bahan bakar sebanyak 360 liter dengan lama penerbangan
selama 5 jam 45 menit atau dengan jangkauan operasi 1.074 km.
Pesawat latih G120TP cukup laris manis, TNI AU adalah pengguna pertama (launch customer).
Disusul AU Argentina membeli 10 unit tahun 2013 dan AU Yordania pesan
16 pesawat yang mulai berdinas April 2017. AU Meksiko memesan 25 unit
yang diserahkan pertama pada Februari 2015. Selain itu G120TP juga
digunakan untuk melatih pilot militer Inggris dan penerbangan Angkatan
Darat AS. RANGGA BASWARA https://www.angkasareview.com/2018/05/03/lengkap-sudah-30-grob-g120tp-a-milik-skadik-101-tni-au/
Nha model kitnya belum ketemu nih, kalo mau ngebangun dari mokit sejenis yg paling deket adalah mokit SAI SF 260
Dapet berita dan photo dari website http://arc.web.id/berita/47-tni-au/522-this-is-it-indonesian-grob-g-120tp.html diberitakan kalo pesawat ini sekitar akhir Juni 2013 bakal masuk ke indonesia. dengan livery sbb :
photo2 Grob lainya dapat dilihat disini ; https://www.instagram.com/explore/tags/skadik101/