Jumat, 02 Desember 2016

Mil Mi-26




 MIL Mi-26 

Mil Mi-26T2: Varian Tercanggih Helikopter Angkut Berat Untuk Puspenerbad TNI AD   

 http://blog-zonamiliter.blogspot.co.id/2017/08/mil-mi-26t2-varian-tercanggih.html?spref=fb (kamis 24-8-17
 Meski proses pengadaan CH-47F Chinook untuk Puspenerbad terus berjalan, namun ternyata pengadaan helikopter angkut berat dari negara rival Amerika Serikat, yakni Rusia tak lantas surut. Kabar rencana pembelian helikopter Mil Mi-26 sudah terdengar sejak pertengahan tahun 2016, dan justru kini ada kabar mengejutkan, bahwa rencananya Mi-26 akan mulai memperkuat Puspenerbad pada periode 2018 – 2019
Ada berita di FB Indonesian Millitary News tentang rencana TNI-AD membeli helicopter Mil Mi-26

Kabar tersebut pertama kali diwartakan majalah internal TNI AD, Palagan Edisi Maret 2017. Bahkan varian Mi-26 yang akan diakuisisi mulai terendus jelas, yakni Mi-26T2, salah satu varian terbaru dari keluarga helikopter Mi-26 hasil rancangan Mil Moscow Helicopter Plant, salah satu divisi Russian Helicopters. Produksi helikopter ini sendiri dipasrahkan ke Rostvertol. Varian Mi-26T2 diluncurkan perdana pada tahun 2011. Karena membawa sejumlah perubahan pada sisi avionik, Mi-26T2 memasrahkan pengembangannya pada OJSC Ramenskoe Instrument Design Bureau (RKPB).
Ditangan RKPB, Mi-26T2 tak lagi seperti generasi Mi-25 di era Perang Dingin, helikopter yang masuk kelas heavy-lift transport helicopter ini telah dibekali dengan glass cockpit dengan LCD, control panel, airborne computer, dan sistem penjejak dengan infrared. Bila kustomer mengendaki, Mi-25T2 bisa pula dipasangi perangkat Tranzas TSL-1600, yaitu instrumen tambahan untuk mendukung penerbangan malam hari, salah satunya dengan adopsi night vision goggles (NVG).

Fitur avionik lainnya yang ada di Mi-26T2 seperti BREO-26 digital avionics suite untuk meningkatkan stabilitas dan kendali penerbangan dalam beragam kondisi dan medan. Kemudian ada perangkat NPK 90-2 flight and navigation system yang dikombinasikan dengan sisem komunikasi berbasis satelitAVSTAR/GLONASS. Mi-26T2 juga telah dilengkapi airborne flight recorder system, backup device system, on-board control system, dan clock gyro stabilised optoelectronic system.
Untuk dapur pacu, Mi-26T2 mendapat modernisasi mesin 2 x D-136-2 turbo-shaft gas turbine dari Motor Sich. Mesin ini sudah menggunakan teknologi FADEC (Full Authority Automatic Control). Agar pas menyasar pangsa ekspor, mesin Mi-26T2 sudah dirancang ideal digunakan pada iklim panas dan tropis. Jarak jelajah terbang helikopter ini mencapa 800 km, namun dengan tambahan tangki bahan bakar, jarak tempuh Mi-26T2 bisa digenjot hingga 1.905 km
Mil Mi-26 bisa dipastikan sampai saat ini menjadi helikopter terbesar yang ada di muka Bumi. Fakta bahwa Mi-26 raksasa tak hanya bisa dilihat dari ukurannya yang super jumbo, tapi kapasitas cargo pun luar biasa hebat, yakni punya payload 20 ton. Bisa dipastikan tank amfibi andalan Marinir BMP-3F atau truk Ural 4320 mampu dibawa dengan mudah oleh Mi-26. Untuk urusan mobilitas pasukan misalnya, Mi-26 bahkan bisa menandingi daya tampung C-130 Hercules, sebanyak satu kompi pasukan infanteri dengan senjata lengkap dapat langsung diangkut oleh satu unit Mi-26. (Gilang Perdana)

Indonesia Proses Akusisi Helikopter Mi-26 Rusia  (Kamis, 01 Desember 2016)
Helikopter Mi-26 bisa angkut pesawat berbadan lebar Sebuah delegasi dari Kementerian Pertahanan Indonesia telah menyelesaikan kunjungannya ke Rusia untuk membahas pengadaan helikopter Mi-26 untuk Angkatan Darat Indonesia (Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Darat: TNI-AD).
Hal itu diungkapkan kepada IHS Jane pada tanggal 1 Desember 2016 oleh sumber-sumber dari Kementerian Pertahanan Indonesia, dan dikuatkan dengan pencocokan laporan dari seorang pejabat di pabrik pesawat terbang milik negara, PT Dirgantara Indonesia (PTDI).
Dalam kunjungan itu juga dibahas offset pertahanan, pengaturan transfer teknologi, dan bagaimana perusahaan lokal Indonesia dapat memperoleh manfaat dari akuisisi ini.
IHS Jane memahami bahwa PTDI sedang diusulkan sebagai fasilitas pemeliharaan, perbaikan, dan overhaul (MRO) untuk platform Mi-26, jika akuisisi ini disetujui oleh pemerintah Indonesia.

General characteristics by Wikipedia
  • Crew: Five: 2 pilots, 1 navigator, 1 flight engineer, 1 flight technician
  • Capacity:
    • 90 troops or 60 stretchers
    • 20,000 kg cargo (44,090 lb)
  • Length: 40.025 m (131 ft 3¾ in) (rotors turning)
  • Rotor diameter: 32.00 m (105 ft 0 in)
  • Height: 8.145 m (26 ft 8¾ in)
  • Disc area: 804.25 m2 (8,656.8 ft²)
  • Empty weight: 28,200 kg (62,170 lb)
  • Loaded weight: 49,600 kg (109,350 lb)
  • Max. takeoff weight: 56,000
Performance




 by_thunderingpikachu



 

 



Nah jika ingin merakit mokitnya bisa dipilih dari beberapa  pabrikan berikut :




dan sebagai contoh inilah beberapa rakitan dari modeller mancanegara ;






 











Rabu, 19 Oktober 2016

ILYUSHIN IL-10




by Hizkia Steven



 by Hizkia,





by R Aqil P Pratama

Foto ini diambil pada tanggal 28 Februari 1958 di PAU Halim Perdana Kusuma. 
Sumber foto : Museum Lanud Halim Perdana Kusuma/Dispen AU ( by Hizkia Steven )






http://aviadejavu.ru/Images6/AK/AK2001-12/21-1.jpg

http://www.aviastar.org/air/russia/il-10.php







Ilyushin IL-10 "Beast" - Avia B-33

Soal keberadaan pesawat ini dalam jajaran TNI-AU belum diperoleh "cerita" resmi dari TNI-AU, di Chezh pesawat ini dikenal Avia B-33 ( http://combatace.com/files/file/14565-il-10-beast/)
AURI sempat memakai pesawat ini sekitar 14 unit yang di datangkan langsung dari Polandia pada tahun 1957/1958.

Ilyushin il-10 BEAST ANGKATAN UDARA TENTARA KOREA UTARA, 
https://www.facebook.com/search/str/ilyushin+il-14+indonesia/keywords_search

The Ilyushin il-10 (NOMINASI NATO: Beast) adalah pesawat menyerang Tanah Soviet dikembangkan di akhir perang dunia ii oleh obk ilyushin. Hal ini juga dibangun di bawah lisensi di cekoslowakia oleh avia dengan penandaan b-33.
Pada akhir tahun 40-an, 93 il-10 dan uil-10 dikirim ke korea utara; sekitar 50 dari il-10 mungkin, diproduksi selama perang dunia II.
Alat-alat ini digunakan oleh pasukan ke-57 untuk serangan pertama dari perang korea. Awalnya mereka berhasil digunakan melawan pertahanan yang lemah dari pasukan Korea Selatan, tapi kemudian mereka mengalami kerugian serius dalam menghadapi pejuang Amerika dan dibombardir di tanah. Setelah beberapa minggu tersisa sekitar 20 gadget. Pada musim panas 1950, Korea Utara menerima peralatan baru dari Uni Soviet.
Korea Utara menyatakan runtuhnya Kapal perang pada tanggal 22 Agustus 1950 dengan il-10, tapi ini belum dikonfirmasi.
Hal ini juga digunakan oleh Republik Rakyat Cina, dalam dua resimen dari divisi penerbangan penyerangan dari 1950. Yang digunakan dalam pertempuran selama konflik dengan Republik Cina, (Taiwan), di kepulauan perbatasan di Januari 1955. Tetap dalam pelayanan sampai 1972 (substituido oleh nanchang q-5).
Dari Tahun 1957, Yaman menggunakan 24 B-33.
Afghanistan mungkin telah menerima beberapa pesawat b-33, tapi ini belum dikonfirmasi.
Indonesia menerima nomor yang belum diketahui dari b-33 dari polandia pada 1957. Pesawat yang telah dimodifikasi di polandia dan dapat mengangkut tangki bahan bakar tambahan 300 liter di bawah pesawat. Karena keuntungan miskin dari pesawat, mereka dikembalikan ke Polandia.
Rumania menerima sekitar 14 Old il-10 dan uil-10 s di 1950 dan 1952. Di 1953 140 B-33 s dan 16 CB-33 Pelatihan disampaikan dan digunakan hingga 1960.
Pengguna lain dari il-10 dan dari b-33 adalah angkatan udara bulgaria, cekoslowakia dan hungaria.


Sepotong data berikut ini diperoleh info dari penggemar sejarah penerbangan militer Indonesia Sdr Hizkia Steven yaitu sbb ;



Specification




 CREW
2
 ENGINE
1 x AM-42, 1470kW
 WEIGHTS
    Take-off weight
6335 kg
13966 lb
    Empty weight
4680 kg
10318 lb
 DIMENSIONS
    Wingspan
13.4 m
44 ft 12 in
    Length
11.1 m
36 ft 5 in
    Height
4.3 m
14 ft 1 in
    Wing area
30.0 m2
322.92 sq ft
 PERFORMANCE
    Max. speed
560 km/h
348 mph
    Cruise speed
370 km/h
230 mph
    Ceiling
7000 m
22950 ft
    Range w/max.fuel
830 km
516 miles
    Range w/max.payload
420 km
261 miles
 ARMAMENT
5 machine-guns, 8 missiles, 600kg of bombs


Sepintas pesawat ini mirip dengan Ilyushin Il-2 'Shturmovik, saat ini peninggalan pesawat ini tidak ada

Model kitnya ada beberapa pabrikan seperti ;



 contoh rakitan mokit ilyushin 10  :




 Ilyushin IL-10 Avia B-33 Indonesian Air Force



Kamis, 18 Februari 2016

BOEING 737-500


 





B 737 Family by wikipedia




BOEING B 737-500

TNI Angkatan Udara menerima hibah pesawat Boeng 737 – 500 dari PT Garuda Indonesia yang diserahkan langsung Direktur Utama PT Garuda Arif Wibowo kepada Aslog Kasau Marsda TNI M. Nurullah dan disaksikan Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna serta pejabat TNI AU lainnya di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis (7/1).
Usai penerimaan pesawat Kasau mengatakan, pesawat Boeing 737-500 ini sangat lincah dan dapat mendarat di seluruh Pangkalan TNI Angkatan Udara, dan pesawat ini dapat landing dilandasan kurang dari 2000 meter, dan itu sangat save sekali.
Pesawat Boeing 737-500 dengan callsign A-7307 akan memperkuat Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, dan tentunya sangat bermanfaat bagi TNI AU, khususnya untuk pergerakan pesawat-pesawat VIP dan VVIP TNI AU. Semoga TNI AU dapat mengoperasionalkannya secara maksimal dan tetap dipercaya oleh PT Garuda untuk mengoperasionalkan apabila ada pergantian pesawat-pesawat oleh PT Garuda Indonesia, harap Kasau.

spesifikasi :
Tipe Mesin CFM56 -3C1
Kecepatan 840 kph
Länge 31,1 m
Flügelspanne 28,88 m
Jarak Maksimum 3.515 km
Kapasitas Penumpang 12* + 84** = 96 Penumpang
Awak Pesawat 2 (Krew Kokpit) + 5 (Awak Kabin)
Konfigurasi ULD Massa barang dagangan (Bulk)
Kapasitas Cargo 3.180 kg

Model kitnya sy belum punya

Sementara pabrikan mokit yang membuat diantaranya adalah ;



Rakitan model mancanegara ;

by lima oscar


mokit rakitan Om Alex Sidharta

mokit rakitan Om Gatot Widjoseno