Kamis, 03 Februari 2011

Bell 412 Nurtanio















Profil Penerbangan TNI AL_0001_xvid.avi
NBell 412EP Skadron 400 Penerbal TNI AL take off

review PESAWAT HELIKOPTER TNI AL juanda...







NBell-412 EP

Baru-baru ini dari milis diperoleh berita PT Dirgantara Indonesia kembali menambah amunisi bagi pertahanan Indonesia melalui TNI AD. Mereka menyerahkan 1 unit helikopter ke TNI AD di Pusat Penerbangan Angkatan Darat Skadron 21 TNI AD, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Rencanaya, heli yang diterima TNI AD ini akan dilengkapi dengan senapan 30 mm di kiri dan kanan. Heli ini juga dapat mengangkut 15 orang termasuk pilot. Helikopter jenis NBELL 412 EP ini diterima oleh Wakasad Letjen TNI Suryo Prabowo. Usai menerima helikopter tersebut, Wakasad Letjen TNI Suryo Prabowo menyempatkan diri untuk mencobanya. Ia menggunakan helikopter tersebut untuk berangkat ke Pusdikintel TNI AD di Ciomas Bogor.Rabu (2/2/2011). http://foto.detik.com/readfoto/2011/02/02/123608/1558862/157/1/heli-nbell-untuk-tni-ad

Khabar terbaru dari http://defense-studies.blogspot.com telah diserahkan lagi heli ini kepada TNI-AD dan TNI-AL, yang menarik TNI-AD pada helicopter baru ini diberi marking loreng yang cukup ngejreng seperti tampak pada photo berikut :

Khabar crash heli ini adalah
  • Bell 412 nomor register HA 5114 milik TNI-AD juga jatuh di lapangan bola Iwoki, Pulau Wetar, Maluku Tenggara Barat, pada 11 Januari 2005 sekitar pukul 11.45 Wita
  •  Bell HU-416 milik TNI-AL jatuh di Nabire, Papua, pada Rabu (23/12/2004)
  •  Heli jenis Bell 212 milik TNI-AL, pada 22 Desember 2005 dari Bandara Abire di Nabire sekitar pukul 10.25 WIT
 http://m.inilah.com/news/detail/16961/heli-heli-pembawa-tragedi

Modelkitnya telah saya peroleh dari pabrikan Italeri dg skala 1/72, kondisi saat ini belum dirakit nantinya bila dirakit akan diberi marking loreng dan decal TNI-AD sesuai photo di atas





beberapa pabrikan mokit :.




Beberapa mokit rakitan modeller :

                                                     mokit rakitan by Oliver Stritar
                                                mokit rakitan by by Albert Moore

Tidak ada komentar:

Posting Komentar