Selasa, 02 Juli 2019

MITSUBISHI AM6 ZERO

MITSUBISHI AM6 ZERO

Pesawat ini terlihat asli dengan scheme Jepang, karena memang tidak pernah digunakan oleh AURI
Keberadaanya di Museum Pusat Dirgantara Mandala adalah seperti pesawat Boeing Kaydet, Hawker Hunter, sebagai bukti sejarah..pernah ada di tanah air kita dan digunakan oleh bala tentara Jepang.

Mitsubishi AM6 Zero Imperial Japanese Navy Walkaround Video. DJI Osmo Pocket + Gopro 7
by  Eric Moya Walkaround

https://www.airspace-review.com

 Pearl Harbor flight featuring the PoF Mitsubishi A6M5 Zero

三菱零式艦上戦闘機52型 栄オリジナルエンジンA6M5ZERO

Pesawat Gaek Sisa Perang Dunia II Ini Pulang Kampung
 Planes of Fame A6M5 Zero + Harada Kaname's Speech

AIRCRAFT (zeros) and their landing strip (PACIFIC OCEAN)
YAP, EXPLORING remains of WW2 JAPANESE

Akhir September 2019 arkeolog Papua menemukan reruntuhan pesawat ini diperairan Papua Barat;
https://www.airspace-review.com/2019/09/30/arkeolog-temukan-bangkai-pesawat-a6m-zero-di-perairan-pulau-rouw-papua-barat/



AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Warisan alutsista bekas peninggalan Perang Dunia II kembali ditemukan. Sebanyak empat pesawat milik militer Jepang peninggalan Perang Pasifik ditemukan akhir September 2019 oleh para peneliti dari Balai Arkeologi Papua. Seperti dikutip dari laman Tempo, keempat pesawat ditemukan di perairan Pulau Rouw, Kepulauan Auri, Distrik Roon, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. Disebutkan, pesawat berada pada kedalaman satu meter dan akan terlihat dengan jelas saat air laut dalam kondisi surut. Kondisi pesawat yang ditemukan sudah dalam keadaan tak utuh lagi. Selain itu bangkai pesawat telah diselimuti oleh terumbu karang dan menjadi rumah ikan. Namun demikian, para arkeolog masih dapat mengenali jenis pesawat yang terkubur di perairan Teluk Cendrawasih tersebut. Bangkai burung besi yang ditemukan, terdiri dari tiga pesawat tempur A6M2 Zero dan sebuah pembom G4M2 Betty. Kedua jenis pesawat dibuat oleh pabrik Mitsubishi Heavy Industry. Diperkirakan, pesawat-pesawat ini berhasil dirontokkan oleh pesawat tempur Amerika Serikat dalam pertempuran yang berlangsung pada 27 Mei hingga 20 Juni 1944.

Dalam catatan sejarah, pesawat tempur A6M Zero dikenal sebagai pesawat yang lincah dan andal. Pesawat ini disegani para lawan terutama saat pertempuran udara jarak dekat. Kehadiran Zero dibuat atas pesanan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang untuk menggantikan pesawat tempur garis depan A5M yang juga dibuat oleh Mitsubishi. Pesawat A6M Zero mulai menjalani penerbangan perdana pada 1 April 1939 dan resmi masuk dinas tanggal 1 Juli 1940. Pesawat berawak tunggal ini memiliki panjang badan 9, 06 m, rentang sayap 12 m, dan tinggi 3,05 m. A6M Zero ditenagai sebuah mesin piston radial Nakajima NK1C Sakae-12 14 silinder berdaya 950 hp. Pesawat memiliki kecepatan terbang maksimum 533 km/jam dan ketinggian terbang maksimum  10.000 m. Radius tempurnya pada kisaran 1.870 km atau terbang feri sejauh 3.102 km.

Karier A6M Zero sendiri berakhir bersamaan dengan menyerahnya Jepang kepada Sekutu tahun 1945. Total sebanyak 10.939 unit Zero berhasil diproduksi dari tahun 1940 hingga 1945. Penemuan bangkai A6M Zero di Tanah Air bukanlah untuk pertama kalinya. Sebelumnya pada 1980-an, juga telah ditemukan beberapa pesawat tempur peninggalan militer Jepang di daratan Papua Barat. Salah satunya adalah A6M2 Zero dalam kondisi utuh. Selanjutnya pesawat dibawa ke Jawa untuk direstorasi. Pesawat tersebut menjadi koleksi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Yogyakarta sejak 1984.
Rangga Baswara Sawiyya

editor: ron raider

Tidak ada komentar:

Posting Komentar