Sabtu, 21 Agustus 2010

WESLAND Wasp



by SamsUdin Putranto Hanafi

by Deni Akip




 by Tommy Pratomo



Westland Wasp - Jejak Sejarah Helikopter Anti Kapal Selam TNI AL




dari FB Hizkia Steven













Westland Wasp

Helicopter buatan Inggris ini pernah digunakan TNI-AL..ini  juga karena melekat pada kapal-perang yg pernah kita gunakan kebetulan buatan Inggris.
Skadron 400 TNI-AL anti kapal selam



Helikopter WASP ALRI ini merupakan Helikopter yang di akusisi bangsa kita yang dapat mendeteksi kapal selam. Helikopter WASP ini diberitakan hanya bisa membawa dan dapat menembak torpedo ke kapal selam, karena tidak memakai sonar, radar, snowbuoy dan lainnya seperti helikopter khusus anti kapal selam. Cara kerjanya tidak seperti sekarang yang serba otomatis dan koneksi antara sesama alutsista. Pada era 60-an sistem AKS (Anti Kapal Selam) kita cukup ideal, karena dibantu Pesawat Gannet dan helikopter Mi 4 ASW (Anti Submarine Warfare), walau sesudahnya terus ini pada bulan April tahun 1981 bekas dari Belanda buatan tahun 1967, pernah dipakai UK redup, kemudian masih ada heli WASP dari Inggris, tapi setelah itu di grounded, dan tak ada lagi gantinya Helikopter jenis ini bersama Helikopter Mi 4 ASW (buatan Rusia) masuk kedalam Skuadron Udara 400 ALRI (sekarang TNI AL) yang khusus anti kapal selam maupun kapal permukaan. berpangkalan di Bandara Juanda, Surabaya. Diberitakan kita mengakusisi 10 unit Helikopter Royal Navy Tribal Class dan Dutch Navy Van Spiejk Class Frigates. Pada tahun 1998 di informasikan 3 unit di pensiunkan. Helikopter WASP ini dikenal sebagai Westland Wasp merupakan generasi pertama helikopter anti kapal selam, ringan. Ia adalah hasil program P.531, Wasp merupakan helikopter ringan yang dilengkapi dengan radio UHF dan VHF untuk berkomunikasi dengan pengkalan dan kapal. Juga dilengkapi dengan sistem GPS bagi memudahkan pemanduan. Helikopter ini memenuhi keperluan 'MATCH' (Manned Torpedo - Carrying Helicopter) oleh UK Navy menjadi standar bagi helikopter kecil yang mampu mendarat di atas kapal frigate dan mampu membawa dua torpedo.
Berikut no registrasinya :
HS-430: Delivered to MLD (Dutch Navy) as AH-12A, 236. To TNI-AL 1981. 



HS-431: Delivered to MLD (Dutch Navy) as AH-12A, 244. To TNI-AL 1981. 


HS-432: Delivered to MLD (Dutch Navy) as AH-12A, 246. To TNI-AL 1981. 


HS-433: Delivered to MLD (Dutch Navy) as AH-12A, 247. To TNI-AL 1981


.
HS-434: Delivered to MLD (Dutch Navy) as AH-12A, 243. To TNI-AL 1981.


HS-435: Delivered to MLD (Dutch Navy) as AH-12A, 240. To TNI-AL 1981.


HS-436: Delivered to MLD (Dutch Navy) as AH-12A, 237. To TNI-AL 1981. 


HS-437: Delivered to MLD (Dutch Navy) as AH-12A, 238. To TNI-AL 1981. 
HS-438: Delivered to MLD (Dutch Navy) as AH-12A, 245. To TNI-AL 1981. 
 
HS-439: Delivered to MLD (Dutch Navy) as AH-12A, 242. To TNI-AL 1981. 
http://militaireluchtvaartnederland.nl/planes/helicopters/77/50/

byHenk Schakelaar

baca juga ;https://aviahistoria.com/2018/08/06/westland-wasp-tawon-penghancur-kapal-selam-andalan-dispenerbal /?fbclid=IwAR3HygBmLU7nT1nuZPU9ajLZae4GSUfDezfdDQgf4J78WvS25qj4i6kEb5g
 
Peninggalan helikopter ini sekarang masih dapat dilihat di :
 
                                         bunderan taman Dharma Jalakaca Putra, Lanud Juanda Surabaya




Modelkitnya masih dicari, ada dari merk Fujimi(1;48) tapi sepertinya sdh tidak produksi lagi, ada lagi dari merk Airfix skala 1/72 tapi bukan jenis Wasp melainkan Scout, sehingga perlu membeli konversikitnya dari merk airwaves yg ini juga sulit didapat dipasaran. Atau ingin memodivikasi sendiri? sepertinya tinggal mengganti kaki2nya menjadi 4 buah roda. Jika nantinya didapat akan diberi marking dan decal TNI-AL seperti terlihat diphoto .

Kayak gini nih conversion kitnya dari scout ke wasp merk Airwaves skala 1/72
( http://www.helikitnews.com/issues/hkn172.htm)


Rakitan modeller mancanegara;





Beberapa pabrikan mokit ;





kit review

Tidak ada komentar:

Posting Komentar