Rabu, 11 Agustus 2010

DOUGLAS A-4 Skyhawk

Monumen Skyhawk yang dapat dilihat di beberapa tempat ;


 
 
 1. di museum dirgantara mandala jogjakarta

2. di sebuah taman kota Sengkang, sulawesi selatan


JET TEMPUR PENSIUNAN Ops"SEROJA"Timor Timur

Pesawat Tempur A4 Skyhawk TNI AU || 
Monumen Pesawat Tempur di Tulang Bawang Lampung


Nengok monumen pesawat tempur sky hawk di mall pelayanan publik.

 3. di  kantor Bupati Tulang Bawang, Lampung (by lampung tribunnews com)

Morning @Majalengka - Suasana Pagi Kota Majalengka - 
Air Mancur dan Pesawat Tempur (TT-0437)
4. di taman kota majalengka, jawa barat by http://infomajalengka.files.wordpress.com

5. di tepi landas pacu dalam lanud iswahyudi, madiun, jawa timur

 Terbaik dari kecamatan Cepu
 6. di halaman pusdiklat migas cepu, jawa timur

   7. di halaman Akademi Angkatan Udara, jogjakarta (double seatter)

     8. di depan halaman Koopsau Bandara Hasanuddin Makassar,

 
9. di Koops II TT-0402, TT-0410 by Rival Elachnaf Anjo


 10. di Lanud TNI AU Sultan Iskandar Muda Aceh,(antarafoto com)

 Karya bakti pembersihan Monumen Pesawat A-4E SkyHawk di Lanud Haluoleo

11. di taman arah bandara Haluoleo, Kendari (by Ival-skyscrapercity.com)


di Museum Suryadarma, Kalijati, Subang by kotasubang.com
12. di museum Suryadarma, Kalijati, Subang by Febryanto Rachmat Ramadhan

 
13. di RS dr Dody Sarjoto Jl Poros bandara St Hasanuddin Makassar

14. di depohar30 abdulrachman saleh Malang by Igusti Ngurah Arya Wirawan (2016)

by Moch Taufik (feb-2017)






saat peresmian dihalaman Museum Satria Mandala, Jakarta
 A-4 Skyhawk Indonesia Detailed Walkaround
 by Eric Moya Walkaround



 Douglas A-4 Skyhawk TNI AU Indonesian Air Force
 Walkaround Video. DJI Osmo Pocket + Gopro 7 Black
 15. di  Museum Satria Mandala Jakarata

A-4 Skyhawk Indonesia Detailed Walkaround


16. di taman kota Tebet Barat Jakarta Selatan
by triyantohati


Photo-photo saat operasional dengan beberapa markingnya :

ini bukan camo loreng, tapi cover yg digunakan pengiriman saat tiba di Tanjung Priok
(buku Bhakti TNI-AU 1946-2003) Wawa








by Sergio Botarro
















ryanda damarrr

















Skadron Udara 11, Lanud Hasanuddin, Makasar

 
Skadron Udara 12, Lanud Roesmin Noerjadin, Pakanbaru

Douglas A-4 Skyhawk


Negara Asal    :     Amerika Serikat
Tahun Pembuatan  : 1957
Jenis  : Tempur Taktis
Pabrik  : Mc Donnell Douglas USA
Mesin  : Pratt & Whitney J-52-P-8 Turbojet daya dorong 9.300 lb
Rentang Sayap  : 8,38 m (27’6”)
Panjang Badan  : 12,29 m (40’3,125”)
Tinggi Pesawat  : 4,57 m (15’3,125”)
Berat Kosong  : 5,670 kg
Berat Maksimum  : 12.428 kg
Akomodasi  :
Daya Angkut  : 4,138 kg
Kecepatan Maksimum  : 1.392 km/jam
Kecepatan Jelajah  : 906 km/jam
Tinggi Terbang  : 14.935 m
Jarak Jelajah Maksimum  : 3.307 km
Bahan Bakar  : Avtur JP-1, JP-5/isi tank 790 gallon
Persenjataan  : 2 buah Defa Gun 552 30 mm, Bomb 5 store Station in Board 4.500 lb, Out board 1.850 lb Roket + Pelken sejumlah 9.915
Sejarah
1980  : Kekuatan Skadron Udara 11.
1987  : Kekuatan Skadron Udara 12.
Desember 2007  : Diabadikan di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala.
Operasi Yang Pernah Dilaksanakan :
1981                                    :     Operasi Cakar Garuda dan Hiu Macan
1983  : Operasi Seroja II di Timor – Timur 
1984  : Operasi Kilat I
1985  : Operasi Langkan Mega
1986  : Operasi Armada Jaya VI
1987  : Operasi Tangkis
1988  : Operasi Nusantara I / II
1989  : Operasi Armada Jaya VII
http://dirgantara.museumjogja.org/id/content/221-a-4-sky-hawk

Pada tahun 1980, TNI AU membeli 33 pesawat Skyhawk A-4 eks Israel yang didatangkan dalam misi rahasia disebut Proyek Alhpa.Setelah ditambah 2 unit eks US Navy tipe A-4E dan TA-4E (ex Angkatan Udara Israel, keseluruhan A-4 kemudian masuk jajaran Skuadron Udara-12 di Pekanbaru, Riau, dan Skuadron Udara-11 di Madiun, Jawa Timur, sebelum dijadikan satu di Makassar terhitung sejak 1988 Pengabdian A-4 Skyhawk dimulai tahun 1980 dan "dipensiunkan" karena usia tua pada 2004 , ada 2 jenis yang bisa kita lihat, single seater dan double seater.


Note :
Alex Sidharta 
Cahaya Mokit Skyhawk no 19 tidak perlu diperpanjang exhaust nozzle nya krn ex us Navy bukan ex Isroil

 Wisata Monumen Pesawat Tempur Elang Perkasa A-4E- Pekanbaru

 
                                dari Riau Daily photo apr 2012. yang ini monumen baru 
                                    skyhawk di lanud Pekanbaru bekas pangkalanya dulu..

september 2012 http://wing1.tni-au.mil.id/berita/monumen-4-skyhawk-di-lanud-supadio  bahwa di Lanud Supadio kota Pontianak telah diapajang pesawat ini sebagai monumen. Pesawat ini katanya kiriman dari Lanud Hasanudin Makasar yang terkenal gudangnya skyhawk. Syukurlah TNI-AU mempunyai anggaran untuk menjadikan pesawat ini monumen di mana-mana sehingga generasi penerus kita dapat mengetahui dunia dirgantara bangsanya.
 

Rabu, 9 Maret 2016 satu unit lagi pesawat ini ditempatkan di depan markas Depohar 30 lanud Abd Saleh Malang, www.instagmania.com
pesawat yang berhome base di Skadron Udara 11 Makassar itu telah disebar ke berbagai wilayah Indonesia untuk mempercantik daerah-daerah seperti Museum Mandala Jogjakarta dan AAU, taman kota Sengkang Sulawesi Selatan, Kota Lampung, Majalengka, Lanud Iswahyudi Madiun, Cepu, Aceh, Kendari,  Kalijati Subang dan kota-kota besar lainnya.
http://www.rri.co.id/post/berita/255247/ruang_publik/puluhan_pesawat_tempur_a4_sky_hawk_dimuseumkan_usai_25_tahun_jaga_nkri.html

lap dirgantara AAU-Yogyakarta by imgrum

 Bundaran Pesawat Tempur Lepo Lepo Kota Kendari

 7 Bundaran Unik Kota Kendari (6-7 bundaran pesawat)

LANUD ISWAHYUDI MAGETAN.. PANGKALAN UDARA TNI AU

Kapten Pnb Dwi Harmono jongkok di luar kokpit A-4 Skyhawk, 
sementara rekannya Kapten Pnb Djoko Suyanto (terakhir Panglima TNI) di dalam kokpit. Sumber: Majalah Angkasa/ Kol. Pnb Koestinarto

Angkasa.news - Suatu hari, Marsda (Pur) F. Djoko Poerwoko (almarhum) pernah bercerita kepada 
Rekan perwiranya Kapten Pnb Dwi “Seagul” Harmono dengan 
Seperti diceritakan Marsda Djoko Poerwoko, pagi itu 22 Februari 1983, berita gugurnya Kapten Pnb Dwi Harmono di Banjarmasin diterima di 
“Dari radio ini pula kita yang berada di Skadron Udara 11 tahu bahwa 
Kala itu cuaca memang kurang bagus selain kabut tebal. Pelaksanaan 
Dalam investigasi terungkap bahwa TT-0446 terbang terlalu rendah saat melakukan 
Metode serangan pendadakan ini masuk dalam taktik 
Dalam situasi seperti itu, pilot hanya mempunyai waktu 6 detik untuk 
Pesawat TT-0406 (BuNos-157430) masuk jajaran TNI AU pada 31 Agustus 1982 sebagai gelombang terakir dari pengadaan 33 pesawat A-4 
Pesawat ini baru dioperasikan lima bulan di Skadron Udara 11 dengan akumulasi 88 jam terbang. Terbilang pesawat yang jarang 


 Modelkit yang telah sy buat dari merk Italeri skala 1:72, belum diwarnai dengan cat maupun decal TNI-AU sesuai photo, nantinya akan di update dengan marking seperti photo museum amerta Suryadarma di atas



Mokit rakitan Om Alex


mokit rakitan modeller:


by Alex Sidharta

by Ade Bima

by Erry Satya Panunggal



by alben delarosa


Skyhawk A4-E Indonesian Air Force (TNI AU), 1:48 Monogram




Beberapa pabrikan mokit yg tersedia :








 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar